Sabtu, 29 September 2012

Kesunyian Hati

terdiam aku dalam kesendirian malam
sendiri dan hanya terdiam membisu tanpa kata
merenug di kesendirian hatiku

kesunyian membawaku di ujung pekat malam
merengkuh dalam kesepian

semakin aku rasa aku hanyut dalam
ketidakpastian jalan hidupku
kenapa semua ini harus terjadi

Mimpiku

Terbangun aku dari tidurku
Yang bermimpikan dirimu
Dirimu yang kini tak lagi bersamaku

Mengapa?
Rasa ini kembali datang
Setelah sekian lama ku buang jauh

Sampah bagiku jika ku memikirkanmu
Namun, mengapa?
Aku selalu bermimpikan dirimu

Aku telah berjanji pada diriku untuk tak memikirkanmu lagi
Tapi, mengapa semakin sulit aku melupakanmu?
Sampah, kau sampah! Yang seharusnya ku buang!

Tapi mengapa kau selalu menjadi bunga tidurku?

Tenggelam Aku Dalam Sepi

tenggelam aku dalam kesunyian
terpaku aku dalam kerinduan
kerinduan akan seseorang yg ku sayang

akankah dia akan datang
mengobati hatiku yg sedang bimbang
ku tak mau hatiku hilang
ditiup angin dan diambil orang

kuingin kau yg mimilikinya
karena kau orang yg ku sayang
ku tak mau kau menghilang

cinta ,,,
kasih dan sayang
hanya untukmu seorang ..
jangan biarkan perasaan ini terbang
hidupku kan terasa hampa jikaku tanpa dirimu ..
kau la permata hatiku ,..
penerang jalanku ..
penerang jiwaku ..

rasa rinduku padamu tak bisa lekang
sebelum kau menjadi milikku seorang
aku merindukanmu sayang ..

Putus Cinta

Gugurlah bunga yang bermekaran
Keringlah daun yang hijau
Surutlah ombak di lautan

Pagi yang cerah berubah menjadi pagi yang gelap
Awan mulai mendung
Tak lama kemudian, tetesan air mulai turun secara perlahan

Petir berteriak disana-sini
Aku hanya terdiam di kamar sambil berselimut
Takut akan semua suara itu

Diam,
Menjadi pilihanku saat itu
Saat aku sedang gundah

Hatiku sedang sedih
Karena baru saja kau putuskan cinta ini
Padahal, aku yang memintanya

Entah inikah yang dinamakan penyesalan
Namun yang ku tahu, hariku tak secerah dulu lagi
Karena kini aku telah sendiri

Mengapa Harus Aku?

Sentuhan lembut suasana penuh kebisuan
Hanya terasa satu hembusan nafas dari sepuluh kali detak jantung
Waktu yang cepat berlari seakan ingin berhenti di sini
Di sini, aku yang hina ditemani alam sekitarku, bersama melagukan isyarat hati akan rindu

Rindu tentang semua yang aku anggap terbaik dahulu
Jauh dari pelukan erat rasa muak dan kalut
Gelora rasa dalam samudera hasrat memenuhi hariku
Yang saat ini entah berarak ke mana

Sungguh ironi, ketika aku mulai menatap lebih jauh
Segala yang begitu berharga terampas dari sisiku
Mengapa bukan bagi insan lain?
Mengapa harus aku?

Atau mungkin semua ini penjabaran hakikat
Atas harga yang harus terbayar di tengah taman kehidupan
Aku ini insan kecil yang terdampar di pantai luka
Dari sekian banyak taburan bintang yang bertasbih

Bintang itu bersamaku dalam hati membangunkan hasrat
Demi kebangkitan kenangan dengan ruahan kesadaran
Bahwa kita terlahir seorang diri
Begitu pula saat lembar kehidupan kita sempurna tertutup

Sebuah Jawaban

Haruskah kau tahu
Haruskah kau pahami
Apa jawaban yang akan kututurkan dari mulutku
Yang mungkin akan membuatmu merasakan sakit hati

Aku
Hanya ingin yang terbaik untuk kita
Sebuah jawaban yang akan merubah segalanya
Merubah segalanya yang telah kau susun rapi di dalam hatimu

Kau pun sebenarnya telah mengetahuinya
Namun, kau hanya belum memahaminya
Apa arti sebuah cinta dihatiku
Yang akan membuatmu patah arah

Aku mohon,
Janganlah benci padaku
Hanya karena sebuah jawaban
Yang mungkin akan membuatmu sakit hati

Seandainya

Ketika malam tak lagi berbintang
Ketika bulan tak lagi terlihat
Disaat itulah, hingga sekarang aku merindukanmu

Selama bintang selalu dapat kulihat
Selama bulan selalu menemaniku di malam yang gelap
Aku selalu bercerita kepada mereka

Aku merindukanmu..
Merindukan belaian lembut
Kasih sayang yang ingin selalu kurasakan darimu

Terkadang ku menangis
Sambil bercerita kepada bulan dan bintang
Tentang perasaan yang kupunya untukmu

Andai kau tahu rasa ini
Rasa yang sulit untuk ku hilangkan
Karena aku terlalu mencintaimu

Dan kini aku berharap kau kembali
Aku berharap sulit kau hilangkan pula diriku ini di hatimu
Agar kau senantiasa tak jauh dari diriku

Egokah aku?
Mencintaimu, berharap kau kembali
Dan semua ini, hanya SEANDAINYA

Penantian Cinta

saat terindah bersamamu mengukir bahagia menghiasi hari-hariq

pesona indahmu membekas direlung kalbu.
tutur katamu,
bahasa santunmu,
bukti akan kecantikan hatimu.
tingkah manjamu slalu membuatq tk bisa tuk berpaling darimu.

namun kini kau tlah menghilang entah kemana,
ilalang dan daun yg gugur pun tk tahu kau dimana,
apalagi aku hanya seorang pecundang yg hanya bisa menunggumu tanpa arah n tujuan

menunggu dirimu yang mungkin kembali
tuk merajut cinta suci ini,
mengertilah cinta tulus ini,
pahamilah hati n perasaan ini,
untuk menemani dikala tawamu,
mendekap dsaat tangismu,
menggenggam erat tanganmu dsaat kgalauan menyelimuti hatimu, menjagamu hingga akhir waktu

Hati Yang Terluka

Sakit rasanya hati ini melihat dirimu
mempermainkan hatiku
k’tulusan,k’jujuran tlah ku berikan padamu
tapi hnya kehampaan yg ku dapat darimu

Kini hnya kenangan manis yg tersisa
yang membwat hatiku tersiksa
ingin sekali ku melupa dari hati yg terluka

Aku akan pergi jauh darimu
melupakan tentangmu
biarkan ku disini menyendiri
dengan hati yg sangat tersakiti..

Kenangan dan Air mata

Jalan panjang yang ku lewati sekarang adalah jalan penuh kesukaran..
terhubung oleh amarah dan hati yang membeku..
untaian demi untaian kata ku pahami,
seperti ada yang menusuk di hati..
saat kau bilang bahwa, aku telah milik dia…
fikir ku, tak boleh ada penyesalan dan sakit ini…

tapi… duri itu benar-benar telah menancap di hati ku..
duri itu telah menjadi darah yang menggarang di dalam darah ku, rasa sessal ku… rasa sakit ku… bukan karena dia telah memiliki mu, tapi karena ketidak jujuran mu kepada ku ..
awal kau bersikap manis, bahkan sangat manis untuk menarik hati ku,

tapi, setelah kau luluh lantahkan hati ku dengan bunga, kini kau menyambutnya dengan tangan dingin nan beku, dengan curahan kata-kata nan bisu…
dan sekarang kau telah merubah bunga itu menjadi panah yang amat menyakitkan menusuk hati dan jantung ku..
tiada lagi masa-masa indah itu,

kini yang ada hanyalah lembaran dan puing puing kenangan yang menyebar dalam hati , dan fikiran ku..
dan akan ku akhiri ini semua dengan album abu-abu yang usang juga tetesan air mata yang jatuh di setiap kenangan itu, ..

Keraguan Cinta

ragu
bosan dengan yang satu
Ingin sesuatu yang baru
Yang selalu untukku
Yang Selalu mengerti aku

Ingin kurangkul semua
tanpa ada beda diantaranya
Namun hati ini tak kuasa
lebih lama memendam rahasia

yang baru selalu untukku
yang dulu selalu mengerti aku
sungguuh aku ragu
yang mana pilihanku

harus dengan cara apa
ingin aku akhiri semua
ingin satu diantaranya
tetapi takut kecewa yang kurasa

Sendiri

diakala malam yang sunyi ini
aku teringat akan sosokmu
yang selalu membayangiku
bayang- bayangmu selalu hadir
di mimpi atau pun dalam nyataku

rasa yang tag semestinya masih ada
cintaku begitu besar untukmu

tp knp???
kamu tag pernah mengertinya
haruskah aku terpuruk dalam kesendirianku ini

hidupq kosong tanpa sosok hadirmu..
sendiri sunyi dan hampa
yang aku rasakan selam ini….

Seandainya

aku memang seorang lelaki bodoh…
yang tak pernah mengenal cinta…
tak pernah mengenal rasa…
dan tak pernah merasakan sayang…

aku,,,memang…
seorang pecundang…
yang baru bias memandang…
memandang indahnya kasih dan saying…

mungkin aku terlalu bodoh dalam hal cinta…
aku terlalu kaku pada rasa sayang…
aku terlalu naïf pada rasa ini…
dan mungkin aku terlalu hina untuk mengatakan ini…

aku telah terjatuh,,,
jatuh dalam bayangan semu…
jatuh dalam jurang hatimu…
dan aku telah terjatuh dalam cintamu…

andaikan kamu mengerti…
aku tak mampu berjalan di kegelapan ini…
aku tak mampu melihat kehampaan ini…
aku tak mampu untuk menjalani rasa ini…

andaikan kamu mau…?
Untuk menuntunku di kegelapan ini…
memberikan secercah cahaya indah,,,
Yang menyinari langkahku mendekati hatimu…?

Keraguan Cinta

meski kau bukan milikku lagi
aku percaya rasa itu masih ada
dan aku percaya aku masih bisa
menjaga perasaanku utuh untukmu

kini aku melangkah tanpa tutur sapamu
menjadikan aku lebih mengerti tentang dirimu
meski aku selalu merindukanmu
tak berarti aku mampu menerima kenyataan ini

ada kalanya aku manusia yang rapuh
yang suatu saat pasti akan jatuh juga
dengan segala kekurangan dalam diri ini
aku mencoba mengikis perjalanan hidup
dari secercah harapanku

seperti inikah yang orang lain rasakan
atau mungkin ini hanya imajinasiku
yang berharap banyak tentangmu

hati ini mulai bimbang
keraguan ini terus meruak tentang masa laluku
pedih yang dulu menggores hati ini
seakan ianya terbuka kembali dengan luka yang baru

apa yang aku rasakan saat ini
aku tak tangguh menjalani semuanya
haruskah aku pasrah akan takdir
apa harus aku benamkan perasaanku ini
ataukah mungkin waktu yang akan menjawab semua keraguan ini

apa yang ada di depan sana aku belum tau
itulah masa depan yang kelak harus aku jalani
dan itu masih menjadi rahasianya

Ku Ingin Bersamamu Selamanya

Bagai deru suara kaki kuda di tengah hutan belantara, hari sebelumnya…

kelihatan begitu damai dan ceria
meski sunyi kian bertahta…

tampak burugpun riang gembira
meski kemarau bertalu kembara…
angankupun menerawang menembusi
malam yang kian melarut…

disaat luruh k’gelisahan yang mendekam hati ini…
seberkas harapan melintas
rawan…

menyusuri sanubari
k’rinduan…

bagai derita tak bertepi…
bathin tertekan dilubuk hati yang
sunyi…

meratapi hati yang kini kian pedih
s’irama malam sepi…

adakah demikian harapmu seperti
yang terlukis di keningmu….
hasratku hanya nada sendu…

“KUINGIN BERSAMAMU SELAMANYA…”

Cinta Semu

Aku memiliki cinta yang tak bisa kulihat
Aku memiliki cinta yang tak bisa ku sentuh
Begitu jauh cinta itu jika ingin ku raih
Begitu sulit jika cinta itu ingin ku sanding

Hanya lewat bait-bait ini aku mampu bercerita
Dan dari bait-bait ini aku mampu curahkan asa ku
Setitik dari asa yang tertingggal dalam diri ini
Setitik dari lelahnya hati yang ku rasa sunyi

Aku kesendirian tanpamu disisi hatiku
kesespian saat harus sendiri dan jauh darimu

Rinduku yang terlalu lama terbendung dalam jiwa
Telah melahirkan kata-kata dalam keinginanku
“Aku ingin bertemu meski sekilas dari bayangmu”
Mampukah itu terjadi padaku dan untuk rindu ini

Perasaan yang aku rasa bukanlah sekedar khayalan
Inilah rasa yang kita dulu nikmati berdua
Rasa yang penuh dengan bendungan asmara
Seperti inilah medan-medan perang kita dulu

Tak pernah ada hal yang menjadikan penghalangnya
Meski harus dengan air mata aku membayarnya

Kini semua menjadi semu terlampau waktu
Demi rindu hati ini aku mampu menunggumu
Tak pandang waktu kiranya kapan memanggilku
tetap rindu ini hanya untukmu I Miss You

Cinta dan Kebencian

Cinta…
Tiada lagi
damai…
Sirnalah sudah
cahaya telah terhapuskan

tenggelam
ditelan kegelapan
mimpi tuk menyebarkan cinta
telah sirna
termakan oleh kebencian

kebencian hatiku
akhirnya aku sadar
aku bisa bertahan karena kebencian
tapi dibenci itu tidak mudah
rasanya sakit sekali
bahkan lebih sakit dari tertusuk pedang

dalam diam aku termenung
nyatakah atau hanya bayangan semu?
Aku selalu berharap tuk bisa keluar dari buruk ini
yah…..tapi akanku coba tuk bertahan
hidup dengan kebencian,,,

Parut Luka Ini

Disini aku tak lagi kukuh seperti dulu
Tak tau lagi kemana aku ingin berlabuh
Bagaikan di telan kegelapan malam ini
Aku buta segalanya tanpa cahayamu

Adakah ini nyata atau hanya mimpi belaka
Saat aku masih merasakan hangat tubuhmu disini
Kadang kuhiraukan apa yang kusentuh itu
Selain dingin dan kaku kurasakan pada tubuh ini

Inikah cerita hidupku
Memudar hilang bagaikan tinta
Tak mampu menahan air dan terik mentari
Inikah akhir dari semuanya

Aku bukanlah zat yang sempurna
Setiap dari kekuatanku itulah kelemahanku
Hatiku tercipta sedemikian rupa
Tapi engkaulah kelemahan hatiku

Parut luka ini inginku,dia terbiar dalam hatiku
Karna ianya hanya ingin menunggu hadirmu kembali

Kau Hancurkan Aku Lagi

Saat tuhan tengah merangkulku dan menentramkan jiwaku…
Engkau hadir lagi dengan membawa kata-kata manis…
Kau mulai coretkan kanvas yang dulu..
Telah kau kotori karna penghianatanmu…

Apa kau tau hati ini sudah hancur karna ulahmu..
Namun dengan manis kau pungut hatiku..
Yang telah jatuh,kau buat aku jatuh cinta lagi denganmu..
Setelah aku larut dengan cintamu..

Kau hancurkan lagi hatiku…
Apakah ini permainan cintamu..
yang slalu bilang kalau kamu cinta aku
Apakah kini aku harus mempercayaimu…
Dan memulai semuanya dari awal…
Hingga kau hancurkan aku lagi…

PUISI GALAU

Ada satu yang membuatku sedih
Hatiku teriris pedih
Aku ingin menangis
Kenapa harus menangis

Bermacam perasaan bercampur di dalam jiwa
Gundah gulana mungkin itu yang kurasa
Kecewa dengan semua yang tlah terjadi
Apakah memang begitu

Anganku melayang jauh sekali ke angkasa
Pikiran berbaur dengan perasaan
Sepi……..
Kenapa jadi sepi yang kurasakan

Kenapa keramaian berubah jadi kesuyian
Kenapa semua kawan sepertinya jadi lawan
Kenapa tak ada seorangpun yang perduli
Kanapa semua orang tak menghiraukanku

Aku sendirian… .
Terpenjara dalam kegalauan
Terkurung dalam kesendirian
Terperangkap di lembah tanpa tujuan

Kenapa aku jadi seperti ini
Padahal aku kan gak seperti ini
Kegalauan telah membuntukan pikiran
Telah menjauhkan dari kebenaran

Kenapa perasaan ini harus ada
Adakah jalan untuk ku keluar
Adakah yang kan membantuku keluar dari semua ini
Adakah orang yang perduli padaku